Jumat, 21 Januari 2011

OLAHRAGA UNTUK MENGGALI MINAT DAN BAKAT ANAK ANAK MAUPUN REMAJA DI DESA KLAMPAR


BAB I
PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang
Anak sebagai tunas muda harapan masa depan bangsa harus dibekali dengan ilmu pengetahuan dan pendidikan yang saling menunjang untuk membawa bangsa menjadi bangsa yang besar dan terdepan. Anak adalah makhluk individu yang mengalami perkembangan pesat baik jasmani maupun rohani yang dipengaruhi oleh 2 faktor, yaitu faktor dasar (minat dan bakat) dan faktor lingkungan (keluarga, masyarakat, sekolah). Kedua faktor tersebut saling mendukung kaitannya dalam membentuk pribadi dan mengembangkan intelektualitas anak. Minat dan bakat anak berkembang sesuai dengan bertambahnya umur dan tingkatan kemampuan. Dalam menyalurkan minat dan bakat serta imajinasi yang sedang berkembang, anak membutuhkan bimbingan dan arahan pihak yang lebih dewasa (orang tua) atau yang berkompeten. Penyaluran minat dan bakat bisa didapat dari kegiatan formal (sekolah) maupun kegiatan non formal (kursus).
Padahal pada masa perkembangan anak pemenuhan aktivitas tumbuh kembang anak tidak hanya pada permainan anak, tetapi juga pada latihan perkembangan kognitif, motorik, dan perkembangan sosialnya, sehingga diperlukan fasilitas anak yang mampu membentuk lingkungan sesuai dengan konteks perkembangan anak
Pengembangan Minat Dan Bakat Anak-Anak Di Klampar ini harus mampu mewadahi dan menunjang berbagai aktivitas anak-anak dalam proses menumbuh kembangkan minat dan bakat mereka, dalam upaya mengoptimalkan potensi diri yang mereka miliki secara harmonis, baik kemampuan intelektual maupun kemampuan sosial dan emosional, serta sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang memang sudah seharusnya dimulai sedini mungkin. Menyikapi kondisi tersebut, maka diperlukan adanya sebuah fasilitas Pusat Pengembangan Minat Dan Bakat Anak-Anak yang disesuaikan dengan perilaku anak-anak
Anak-anak yang menyukai olahraga dan latihan akan senantiasa aktif selama hidupnya. setiap remaja harus melakukan kegiatan fisik minimal satu jam setiap harinya. Kegiatan fisik dapat membantu mencegah penyakit jantung, diabetes, dan masalah kesehatan lain yang mungkin timbul. Tetapi jangan meremehkan keuntungan dari pola hidup aktif : mempertahankan berat badan yang sehat, perasaan lebih berenergi, dan raut muka yang segar.
Remaja dapat juga menggabungkan kegiatan olahraga menjadi aktifitas rutin, seperti berjalan ke sekolah, paduan suara, atau mencari kerja part-time. Remaja-remaja yang lebih muda dapat menikmati kesempatan dalam mengambil satu tanggung jawab tertentu, seperti menjadi konselor junior camp, merawat bayi, atau asisten pelatih untuk tim olahraga yang lebih muda, sehingga dapat menjadi sarana agar anak-anak aktif.
Oleh sebab itu tidak ada salahnya kami Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan Tahun Akademik 2009/2010 mengangkat masalah ini agar ada perhatian khusus dari berbagai elemen masyarakat bahwa anak anak maupun remaja mengerti fungsi dan tujuan kegiatan olahraga manfaat yang diterima oleh anak anak yang melakukan kegiatan olahraga.

Terlepas dari latar belakang yang telah kami sampaikan akan menjadi acuan guna membantu program kami demi majunya suatu daerah yang mempunyai tingkat kesegaran jasmani yang baik serta bakat dan minat anak dapat tersalurkan dengan baik walaupun dengan saran dan prasarana yang terbatas. sehingga anak anak mengerti bahwa kegiatan olahraga sangat penting untuk menjaga tubuh agar tetap sehat dan segar sehingga dapat mengerjakan kegiatan sehari hari tanpa adanya kelelahan yang berarti.
B. PERMASALAHAN
Ada beberapa permasalahan yang kami temukan dilapangan yang menjadi penghalang terciptanya suatu kegiatan olahraga yang efisien diantanya :
1.      Kurangnya kesadaran orang tua bahwa kegiatan olahraga penting untuk kesehatan.
2.      anak anak dan remaja  selalu disibukkan dengan pekerjaan yang tidak menentu sehingga sulit untuk melaksanakan kegiatan olahraga.
3.      Tidak adanya himbauan/penyuluhan tentang apa arti dari kegiatan olahraga serta manfaat yang diperolah.
4.      Masyarakat mempunyai anggapan bahwa kegiatan olahraga hanya membuang buang waktu saja dan tenaga sehingga anak akan bermalas malasan serta meninggalkan pekerjaan membantu orang tua setelah atau sebelum melaksanakan aktifitas olahraga.
5.      tidak adanya ruang bagi anak anak untuk menyalurkan minat dan bakat anak ataupun remaja terhadap kegiatan olahraga karena anak selalu disibukkan denga pekerjaan rutin sehari hari.

C. TUJUAN, MANFAAT DAN DAMPAK
1.      Tujuan
Dengan diadakannya pembinaan dan pengembangan kegiatan olahraga sehingga nantinya akan membawa perubahan pada diri anak maupun remaja yang melaksanakan kegiatan olahraga nanti saya mengharap terjadinya:
1. Masyarakat, anak anak maupun remaja akan mengerti manfaat dan tujuan dari kegiatan olahraga tersebut.
2. Membiasakan hidup sehat dengan berolahraga.
3. akan menumbuhkembangkan sifat saling menghargai dan saling menjaga satu sama lainnya serta sifat sportifitas dalam kegiatan olahraga.
4. Rasa saling memiliki sehingga akan terjadi kehidupan yang aman  tentram dan sejahtera.

2.     Manfaat
Ada beberapa manfaat yang bisa kita ambil dalam kegiatan olahraga yang dilakukan oleh anak anak maupun remaja diantaranya:
1.      Akan menumbuhkan sifat menghargai dan saling membatu antar sesama serta nilai nilai sportifitas yang hal ini merupakan harapan orang banyak
2.      Menambah hubungan kebersamaan yang semakin kuat antara masyarakat, anak anak maupun remaja.
3.      mempunyai tingkat kebugaran atau kesehatan jasmani dengan baik sehingga terhindar dari berbagai penyakit yang timbul akibat sistem kerja tubuh  yang menurun.
4.      Akan merasakan manfaat dari kegiatan olahraga yang dilakukan oleh anak anak maupun remaja bahwa mereka mempunyai minat dan bakat dalam olahraga serta akan meningkatkan potensi dari diri anak tersebut sehingga akan membawa nama baik wilayah tempat tinggal mereka karena telah memberikan prestasi yang baik.
3.      Dampak
kami melakukan serta mengajak anak anak maupun remaja serta masyarakat untuk selalu melakukan kegiatan olahraga. Kegiatan olahraga tidak hanya dapat dilakukan dilapangan, kegiatan olahraga dapat dilakukan dimana saja serta waktu yang digunakan tidak harus lama sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi yang melaksanakan kegiatan olahraga tersebut.
Agar supaya tertanam solidaritas dan sifat sportifitas yang tinggi   maka kami akan berinisiatif untuk mengadakan pertandingan cabang olahraga yang disukai olah anak anak dan remaja di Desa klampar Kecamatan Proppo yang melibatkan seluruh elemen masyarakat karena  di anggap mempunyai dampak yang positif.


BAB II
PEMBAHASAN

A. RENCANA KEGIATAN
kami mengadakan survie kebeberapa dusun, saran dan prasarana yang mungkin dapat digunakan dan lembaga pendidikan maka kami mempunyai rancangan kegiatan diantaranya:
1.      Mengadakan Sosialisi/Penyuluhan Tentang pentingnya kegiatan olahraga bagi kesehatan.
2.      Membentuk membentuk team pemanin yang bermain secara beregu dan invidual.
3.      Pembagian team siapa saja yang bertanding terlebih dahulu dalam kegiatan berbagai macam cabang olahraga.
4.      Mengadakan pembinaan dan pengembangan secara umum yang dilakukan setiap satu bulan sekali

B. BENTUK KEGIATAN
Agar kegiatan berjalan secara terus menerus maka diperlukan pembentukan kegiatan, namun hal ini bukan merupakan ketentuan secara paten yaitu bisa berubah-rubah sesuai dengan kebutuhan misalkan:
a.       Menjadwal Peserta Didik/Santri disetiap lembaga, mungkin ini sudah menjadi kebiasaan atuu sudah menjadi kewajiban
b.      Mengadakan kegiatan olahraga setiap sore yang dilakukan dilapangan maupun dirumah rumah warga.

C. TAHAPAN KEGIATAN
1.  Tahap Awal
Dalam tahapan ini kegiatan olahraga dilakukan oleh anak anak maupun remaja dilakukan disore hari  dan khusus hari minggu dilakukan dipagi hari secara bersamaan dan tidak menjadi ketetapan sesuai dengan kebutuhan.

2.  Tahap Proses
Sudah kita ketahui bersama tentang kegiatan anak anak dan remaja setiap sorenya dan pagi hari salah satunya bermain sepakbola dilapangan disamping rumah kepala desa setempat.

3.  Tahap Pengembangan
Untuk bagian ini membutuhkan semangat yang tinggi dari anak anak maupun remaja serta dukungan aparatur desa yang selalu berkecipung dalam masalah kemasyarakatan, dan kegiatan ini melibatkan seluruh elemen masyarakat baik pelajar, tokoh masyarakat maupun aparatur desa itu sendiri karena hal ini menyangkut orang banyak artinya selurut rakyat yang ada di daerah itu sendiri bahwa kegiatan olahraga sangat penting bagi kesehatan tubuh dan kegiatan ini dititikberatkan permainan.



BAB III
PENUTUP

Berangkat dari permasalahan yang terjadi sesuai dengan apa yang sudah kami sampaikan pada pokok permasalahan dan latar belakang diantaranya kurangnya perhatian masyarakat terhadap pentingnya kegiatan olahraga karena masyarakat kurang menyadari manfaat yang akan diperoleh diri dalam kegiatan tersebut, anggapan-anggapan yang tidak dibenarkan dalam kehidupan masyarakat adalah kegiatan olahraga hanya membuang buang tenaga dan menyita waktu sehingga tidak dapat bekerja untuk mendapatkan uang untuk kehidupannya.

LAMPIRAN
RENCANA ANGGARAN PENDANAAN
1.      Pengadaan Penyuluhan
a.       Kesektariatan
b.      Biaya Pemateri Dan Transport
@ Rp. 100.000/Org X 2 Orang
c.       Sound System
d.      Konsumsi
Total
2.      Peralatan-Peralatan
  1. Bola Volly 2 buah @ Rp 250.000
  2. Bola sepak 2 buah @ Rp 90.000
  3. Raket Bulu tangkis 6 buah @ Rp 25.000
  4. Statlecok 2 slot @ Rp 35.000
  5. Net 1 buah

Total
TOTAL KESELURUHAN

Rp.    125.000,00

Rp.    200.000,00
Rp.    350.000,00
Rp.    500.000,00
Rp. 1.175.000,00

Rp.    500.000,00
Rp.    180.000,00
Rp.    150.000,00
Rp.      70.000,00
Rp.    100.000,00

Rp   1.000.000,00
Rp.  2.175.000,00
Terbilang:
( Dua Juta Seratus Tujuh Puluh Lima Ribu Rupiah )


0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan tulis komentar anda, kita sharing bersama ......!!! Sertakan Web, Blog, Facebook Atau Jejaring lainnya......!!!! Thaks Before .......

Template by : dinQari it-punya.blogspot.com